Minggu, 17 Juli 2016

Rinduisme

Kini sudah semakin sore untuk memulai hari, ditambah saat ini langit sedang sendu-sendunya. mungkin kehilangan sesuatu atau sulit memecahkan sebuah rahasia yang telah diatur oleh Sang Pencipta. Sementara aku seharian ini hanya berdiam diri di kamar yang bukan milikku seorang, di rumah tua bekas pabrik roti milik bos dari bapakku. Beginilah yang aku lakukan bila tak ada kuliah atau janji bertemu seseorang di kampus. Ya, tentu saja janjiku tak pernah untuk oranglain, hanya untuk wanita yang mungkin akan menjadi masa depanku kelak. 
Di tengah kesendirian ini biasanya aku mulai berbicara dengan kawanku, rindu. ia sering kali datang menjengukku, mengambil selimutku, bahkan sesekali menggelitik. Kawanku yang satu ini memang senang bercanda. kedatangannya tidak bisa diprediksi, bahkan oleh seorang ahli ramal pun. Walaupun kadang aku merasa sebal akan kedatangannya, namun justru dialah yang selalu mengingatkanku pada wanita yang sedang memelukku dari jauh sana.

Sabtu, 09 April 2016

Memulai

Hari ini menjadi hari baru dalam sebuah rangkaian mimpi yang kujalani. Mimpi yang selalu ingin aku wujudkan menjadi sebuah kenyataan dalam kehidupan. Mimpi menjalani hari-hari bersamamu (lagi) dengan cerita baru dan lembaran baru. Cahaya kembali menerangi ruang hatiku yang telah gelap karena kelalaian dan kekurangtelitian diriku sendiri. Oh maafkan Sayaaang... sebuah pengharapan besar untuk bisa menjalani hari-hari bersama orang terkasih. Walau memang jodoh tidak ada yang tahu, apa salahnya kita berusaha dan mengejar agar impian kita itu terwujud, impian bersanding di sebuah pesta dan disaksikan oleh ratusan tamu undangan.
Aku ingin semua yang kujalani saat ini menjadi awal langkah kita. Langkah yang kan membawa kearah cahaya yang lebih terang dan berudara sejuk yang sangat nyaman untuk dihirup. Biarkan hati ini memeluk jiwa yang telah beku, mulai menghangatkan lagi agar cinta kita bisa bertahan dan tetap hidup sampai akhirnya kita terlelap. Karena, yang kutahu saat ini kita sedang dalam keadaan yang sama, saling mencintai; dan kuingin terus begitu adanya.